
Tangsel: BRI Peduli, gelar workshop bahaya narkoba sejak dini kepada ketua OSIS dan Guru tingkat menengah se-Tangsel.
INFOKITA - Tangerang Selatan (13/11/19), Dalam rangka meningkatkan pemahaman bahaya narkoba sejak dini, Bank BRI melalui Program Bina Lingkungan BRI Peduli, melaksanakan kegiatan dalam bentuk Workshop atau Sosialisasi kepada Ketua OSIS dan Tenaga Pengajar (Guru) tingkat SMA/SMK/MA/ Sederajat di Wilayah Kota Tangerang Selatan bertempat di Swiss Belhotel Serpong, Tangsel.
Kegiatan tersebut mengambil tema “Sadar Bahaya Narkoba Bersama BRI Tahun 2019". Salah satu Narasumber yaitu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tangsel, KH. Sadih, yang menyampaikan materi dengan judul "Agama Sebagai Aspek Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba.” Dalam paparannya, Ketua MUI Tangsel menjelaskan bahwa narkoba adalah musuh bangsa dan sangat merusak generasi muda. "Islam sangat mengharamkan Narkoba yang dianalogikan dengan Khamar, karena merusak dan membuat orang hilang akal. Dalam Islam Narkoba masuk kategori mukhoddirot (mematikan rasa) dan mufattirot (membuat Iemah),” paparnya.

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (minuman) khamr. judi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syetan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu memperoleh keberuntungan." (QS. Al-Maidah: 90)
Ketua MUI Tangsel menegaskan sebagai manusia harus patuh terhadap perintah agama agar hidup bisa selamat dunia dan akhirat, serta terhindar dari dosa.
Menurutnya diperlukan upaya-upaya konkret untuk mengatasi penyalahgunaan narkoba, antara lain meningkatkan iman dan takwa melalui pendidikan agama dan keagamaan. baik di sekolah maupun di masyarakat. (Ratna)