Kasus Covid Di Kabupaten Pamekasan Melandai, RSUD Smart Bernafas Lega Dan Lakukan Ini ... -->

Breaking news

News
Loading...

Baca Konten Viral Kami!

Kasus Covid Di Kabupaten Pamekasan Melandai, RSUD Smart Bernafas Lega Dan Lakukan Ini ...

Wednesday, August 04, 2021

INFO INVESTIGASI, Pamekasan - Setelah hampir 2 bulan berjibaku dengan pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD dr. H. Slamet Martodirjo (SMART) Pamekasan sampai pihak RS terpaksa memasang tenda darurat untuk menampung membludaknya pasien yang datang, kini jumlah pasien yang ditangani dan dirawat semakin berkurang drastis, Selasa 03/03/2021

dr. Syaiful Hidayat srlaku ketua Penanggulangan Covid-19 RSUD Smart Pamekasan mengungkapkan kalau kasus pasien terpapar sudah melandai selama beberapa hari terakhir sehingga tenda darurat sudah dibongkar pada Senin (02/08/2021) kemarin.

“Tenda sudah kami bongkar semua, tentu karena kasusnya sudah melandai. Sudah 4 hari ini kami pantau terus pasien yang masuk UGD sudah menurun”. ucapnya kepada awak media Selasa (03/08/2021)

Ia mengatakan, hampir seminggu terakhir pasien yang dirawat di RSUD terus menurun dan antrean sudah tidak ada lagi sehingga tempat tidur (bed) di ruang isolasi banyak yang kosong.

“Pasien yang datang hanya 1-2 orang saja. Hari ini sebanyak 21 bed yang kosong di ruang isolasi sehingga kami putuskan kemarin dilakukan pembongkaran tenda. UGD juga pelan-pelan kami fungsikan lagi seperti semula.” ujarnya.

Berkurangnya pasien di RSUD Smart Pamekasan karena kasus baru terus melandai dan masih banyak masyarakat yang tidak mau berobat kerumah sakit, sebab masyarakat masih beranggapan jika dirawat di RS akan dinyatakan Covid.

“Orang tidak mau ke rumah sakit karena anggapan mereka takut dicovidkan dan sebagainya dari dulu sampai sekarang masih ada pandangan masyarakat yang seperti itu.” tambahnya.

Meski tren penambahan kasus Covid-19 menurun, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu taat protokol kesehatan bukan karena takut atau disuruh pemerintah, tetapi harus dengan kesadaran diri sendiri bahwa virus corona ada dalam kehidupan sehari-hari di sekitar masyarakat.

“Harus jalan terus bukan karena takut atau disuruh oleh pemerintah, aparat dan sebagainya yang penting ini masalah kesadaran atau mindset. Selain itu mari kita bantu pemerintah untuk mensukseskan vaksinasi untuk mencapai herd immunity (kekebalan kelompok).” pungkasnya

Sebelumnya di informasikan kalau pihak RSUD SMART Pamekasan terpaksa memasang tenda darurat untuk menampung pasien terpapar covid 19 yang beberapa Minggu kemaren sempat membludak, langkah itu dilakukan mengingat tren kasus pasien terpapar covid terus meningkat seiring dengan fenomena bediding yang melanda beberapa kawasan di Jawa timur, termasuk di Pamekasan, kondisi itu mengakibatkan ratusan orang mengalami gejala penyakit ISPA (Infeksi saluran pernafasan akut) sampai sesak dan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan bantuan oksigen, dari hasil, dari hasil screening awal mayoritas menunjukkan hasil swab antigen dan swab PCR positif.

(dd)