Infokita Investigasi, JAKARTA -Rabu(11/3/2026) Keutamaan melaksanakan shalat tarawih pada malam ke-22 Ramadhan adalah mendapatkan jaminan keselamatan dari segala bentuk kesusahan, kegelisahan, dan kebingungan ketika hari kiamat tiba.
Fadhilah ini bersumber dari kitab Durratun Nasihin dan menjadi motivasi bagi umat Muslim untuk terus menjaga istiqomah dalam beribadah hingga akhir bulan Ramadhan.
Seseorang yang rutin melaksanakan shalat tarawih akan dibebaskan dari rasa takut dan cemas yang melanda manusia lain saat hari kebangkitan.
Makna Kesusahan (Ghamm dan Hamm), dalam berbagai penjelasan ulama, istilah ini merujuk pada dua hal: ghamm (kesedihan yang menekan hati) dan hamm (kegundahan atau kecemasan yang menggelisahkan pikiran).
Keutamaan ini berfungsi sebagai penyemangat agar semangat beribadah tidak menurun meski Ramadhan sudah mendekati penghujung.
Mengenai fadhilah ini merujuk pada kitab Durratun Nasihin sebagai fadha'ilul a'mal (keutamaan amal). Penetapan hukum syariat yang bersifat wajib tetap harus merujuk pada Al-Qur'an dan hadis sahih.
(Reporter : Widi)
