BERITA VIDEO

 
DESKRIPSI GAMBAR
JAKARTA : Kerap Digoda Karena Kecantikannya Anggota PPSU Jadi Viral

JAKARTA : Kerap Digoda Karena Kecantikannya Anggota PPSU Jadi Viral



INFO INVESTIGASI,  JAKARTA, Anggota PPSU yang kesehariannya bertugas di kawasan Pondok Kopi Jakarta Timur mendadak viral. Ia adalah Aisyah yang tak pernah canggung melakoni pekerjaannya, Aisyah tak pernah malu menyapu jalanan hingga membersihkan saluran air.

Keberadaan Aisyah menyita perhatian warga hingga pengendara yang lewat. Aisyah kerap digoda lelaki yang melintas di depannya. Betapa tidak, wajahnya yang cantik dan menawan tentunya membuat wanita ini menjadi pusat perhatian.

"Kalau di jalan dipanggil neng, semangat ya nyapunya. Suka di kasih nasi juga. Jadi paling godain gitu aja dan sejauh ini masih sopan," kata Aisyah, Senin 21 September 2020.

Aisyah menilai, dengan gombalan yang diberikan para pengguna jalan justru menjadi semangat. Sehingga, semua sapaan yang dilontarkan pasti ia balas dengan nada yang sopan.

"Kalau nggak dibalas nanti malah dibilang sombong, si pengendara juga malah jadi kesal," tuturnya sambil tersenyum.

Aisyah pun selalu melaporkan hal itu ke suaminya. Bahkan, sang suami pun tak pernah mengambil pusing apa yang diterima istrinya. Sang suami juga sudah memahami apa yang menjadi pekerjaan dirinya. Terlebih, ia juga sebelumnya sudah menjelaskan ke suami, kerjanya seperti apa dan berkecimpungan dengan lelaki juga.

"Suami saya malah bangga, karena istrinya bisa jadi seperti ini. Dia (suami) sudah paham. Suami saya bukan tipe yang cemburuan, kami pacaran sudah lama juga kan," jelasnya," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang anggota Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, menjadi perbincangan. Pasalnya, wanita ini kerap dipuji cantik hingga dinilai tak layak bekerja setiap hari memegang sapu dan diterjang debu jalanan.

Perempuan 26 tahun ini telah bergabung dengan pasukan oranye sejak 3 tahun lalu, Aisyah awalnya bergabung jadi anggota PPSU lantaran desakan ekonomi. Kini, Aisyah justru jatuh cinta dengan pekerjaannya itu.

( Rundi / Wd )