Mita Sang Pembaca Garis Tangan, Setelah Bangkit Dari Mati Suri Akhirnya Bisa Membaca Garis Tangan Secara Otodidak -->

breaking news

News

Baca di Helo

Mita Sang Pembaca Garis Tangan, Setelah Bangkit Dari Mati Suri Akhirnya Bisa Membaca Garis Tangan Secara Otodidak

Tuesday, March 05, 2024

InfoInvestigasi, JAKARTA - Ibu dari dua orang anak ini bisa membaca garis tangan sejak usia 37 tahun, dari penuturan nya melalui pesan singkat WA pada hari Selasa, 5 Maret 2024 lalu, kemampuannya membaca garis tangan dia peroleh setelah ia melalui masa kritis dan koma dari sakit,


Setelah sembuh tiba tiba kemampuan mengobati orang sakit datang secara otoditak dengan menyentuh tangan seseoran. Kemampuan ini di sebut dengan penyaluran energi,


Pemilik akun sosial media TikTok dan Instagram @mitabacagaristanganreal menuturkan bahwa kemampuan ini adalah anugrah yg tidak semua orang bisa mendapatkan nya, tetap bersyukur dan sampai saat ini sudah lebih dari ratusan pasien yang ingin berobat dengan saya, dan sekarang banyak di lakukan secara online melalui sosial media, 


Banyak juga yg datang berkonsultasi untuk berbagai keluhan. Seperti permasalahan rumah tangga, karir , jodoh dan pengobatan dari black magic.

Wanita cantik berusia hampir 50 tahun ini mengatakan :  Pasiennya rata rata dari kaum wanita  tapi banyak juga pasien pria nya yang datang. Selain metode garis tangan , Mita juga bisa membaca tarot juga membaca exspresi wajah seseorang tanpa pasien bercerita tentang keluhan nya.,


Banyak juga yg datang ingin cepat dapat jodoh, kena santet atau guna guna , bahkan ada pasien gila pun akhirnya bisa sembuh.

Mita pun menuturkan dari pengalamannya menjadi pembaca garis tangan ia mendapatkan banyak pengalaman yang menjadi pelajaran hidup, dari membaca garis tangan ternyata banyak sekali di jaman sekarang ini laki-laki yang menjadi pemalas dan membiarkan pasangan nya menjadi tulang punggung keluarga.,


Sampai saat ini sejak buka praktek membaca garis tangan, Mita merasa ada motivasi yg bisa di berikan pada orang orang yg membutuhkan bantuan secara mental, 

Meskipun pekerjaan nya saat ini banyak mendapatkan cibiran tapi Mita merasa bahwa kemampuan yang di milikinya adalah anugrah yang patut di syukuri dan sampai saat ini pasien yang datang bukan hanya dari negeri sendiri tapi sudah meluas sampai ke manca negara, Hongkong, Cina Taiwan, Malaysia , Singapore ,Australia Swiss Amerika dan semua konsultasi bisa di lakukan secara online rata rata adalah orang orang Indonesia yang menetap di luar negeri. Semua dilakukan secara online melalui sosial media TikTok dan instagram. (Boy San)