Depan PM Takaichi, Dua Perwira TNI AL Cetak Prestasi Langka di NDA Jepang -->

breaking news

News

Baca di Helo

Depan PM Takaichi, Dua Perwira TNI AL Cetak Prestasi Langka di NDA Jepang

Senin, Maret 30, 2026




Infokita Investigasi, Jakarta  – Dua perwira TNI AL mengukir prestasi gemilang dengan menyelesaikan pendidikan akademik di Akademi Pertahanan Nasional (NDA) Jepang, Yokosuka, Kanagawa, akhir Maret 2026. Prosesi kelulusan ini menjadi momentum bergengsi lantaran dipimpin langsung oleh Perdana Menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi.


Keberhasilan dua perwira tersebut sekaligus mempertegas kualitas sumber daya manusia TNI di kancah internasional. Mereka adalah Kapten Laut (P) Ravega Rulianov Ruben dan Letnan Dua Laut (P) Baharuddin Zuhdi Romadhoni, yang didampingi satu perwira TNI AU, Letda Lek Bagas Tri Novanto.


Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menjelaskan, pencapaian para perwira ini merupakan buah dari kerja sama strategis antara Kementerian Pertahanan RI dan pihak Jepang.



“Keberhasilan ini adalah bukti nyata profesionalisme dan kapasitas intelektual prajurit TNI AL yang diakui secara global. Mereka tidak hanya menyelesaikan studi, tetapi juga membawa pulang penghargaan yang membanggakan nama bangsa,” ujar Tunggul dalam keterangannya, Senin (30/3).


Kapten Laut (P) Ravega Rulianov Ruben mencatatkan sejarah sebagai perwira pertama TNI AL yang menuntaskan program strata dua atau Magister (S2) di NDA Jepang. Lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 59 ini meraih gelar Magister Teknik atau Master of Engineering (M.Eng.) pada program studi Ilmu Kebumian dan Kelautan.


Sebelumnya, Ravega telah mencuri perhatian dunia sains Jepang lewat raihan penghargaan JAMSTEC Nakanishi Award. Penghargaan dari badan riset kelautan ternama Jepang itu diberikan atas dedikasinya dalam penelitian suara bawah air atau akustik laut yang dinilai memberikan dampak besar bagi pengembangan teknologi kemaritiman.



“Kapten Ravega merupakan pionir perwira TNI AL yang menempuh strata dua di NDA. Ketajaman intelektualnya dalam riset kelautan menunjukkan bahwa prajurit kita mampu bersaing di level tertinggi ilmu pengetahuan,” tambah Tunggul.


Prestasi serupa ditunjukkan Letnan Dua Laut (P) Baharuddin Zuhdi Romadhoni. Perwira muda ini resmi menyandang gelar Sarjana Teknik atau Bachelor of Engineering (B.Eng.) dari program studi yang sama, Ilmu Kebumian dan Kelautan.


Zuhdi dianugerahi penghargaan khusus siswa internasional sebagai pengakuan sebagai salah satu lulusan terbaik kategori taruna mancanegara tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden NDA Kubo Fumiaki, disaksikan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi.


Melengkapi torehan akademik rekannya, Letda Lek Bagas Tri Novanto dari TNI AU juga mencatatkan prestasi unik di bidang non-akademik. Lulusan teknik elektro ini menyabet Juara II pada kejuaraan Iaido, seni bela diri pedang Jepang, tingkat nasional khusus militer Pasukan Bela Diri Jepang (Japan Self Defense Forces).


Tunggul menegaskan, keberadaan perwira TNI di NDA Jepang merupakan investasi jangka panjang untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara.


“Pendidikan terpadu di Jepang ini membentuk sumber daya manusia unggul yang akan menjadi penghubung strategis atau jembatan diplomasi pertahanan antara Indonesia dan Jepang di masa depan,” pungkasnya. (at)