Garuda Indonesia Rugi Rp5,4 T Sepanjang 2025 -->

breaking news

News

Baca di Helo

Garuda Indonesia Rugi Rp5,4 T Sepanjang 2025

Rabu, Maret 25, 2026



Infokita Investigasi, Jakarta  -- PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mencatat rugi bersih US$319,39 juta atau sekitar Rp5,42 triliun (asumsi kurs Rp17 ribu per dolar AS) sepanjang tahun 2025.


Kerugian tersebut melonjak sekitar 4,5 kali lipat dari periode yang sama tahun sebelumnya, US$69,77 juta (Rp1,18 triliun). Rabu,(24/3/2026)



Berdasarkan laporan keuangan yang diunggah di lama Bursa Efek Indonesia (BEI), rugi perusahaan membengkak lantaran pendapatan perseroan merosot 5,8 persen dari US$3,41 miliar (Rp57,96 triliun) pada 2024 menjadi US$3,21 miliar (Rp54,57 triliun).


Mayoritas pendapatan perusahaan tahun lalu berasal dari penerbangan berjadwal sebesar US$2,14 miliar (Rp36,68 triliun).


Sementara, penerbangan tidak berjadwal menyumbang US$340,87 juta (Rp5,79 triliun). Sisanya, berasal dari pendapatan lain-lain sebesar US$361,05 (Rp6,13 triliun).



Di sisi lain, perusahaan mampu menekan tipis beban usaha sepanjang tahun lalu yakni dari US$3,11 miliar (Rp52,85 triliun) menjadi US$3,1 (Rp52,69 triliun).


Sebagian besar beban usaha berasal dari beban operasional penerbangan sebesar US$1,54 miliar (Rp26,18 triliun).


Selanjutnya, beban lainnya berasal dari beban pemeliharaan dan perbaikan sebesar US$661,36 juta (Rp11,24 triliun). Kemudian, beban kebandaraan dan pelayanan penumpang masing-masing menyumbang US$249,14 juta dan US$216,35 juta. (red)