Putra Mahkota Kerajaan Gowa Hadiri Pagelaran Seni Bela Diri Toddopuli., -->

breaking news

News

Baca di Helo

Putra Mahkota Kerajaan Gowa Hadiri Pagelaran Seni Bela Diri Toddopuli.,

Minggu, April 05, 2026




Infokita Investigasi, Sulawesi Selatan - Kunjungan penuh makna budaya dan semangat pelestarian tradisi berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026, saat Putra Mahkota Kerajaan Gowa, Andi Muhammad Imam Daeng Situju, menyambangi Sanggar Seni Bela Diri Toddopuli. Kehadiran beliau menjadi simbol nyata perhatian dan dukungan Kerajaan Gowa terhadap eksistensi seni bela diri tradisional yang sarat nilai budaya.


Sanggar Seni Bela Diri Toddopuli dikenal sebagai pusat pelatihan bela diri Pamanca yang memiliki kekhasan tersendiri, baik dari segi gerakan, filosofi, maupun nilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun. Pamanca tidak hanya dimaknai sebagai seni bertarung, tetapi juga sebagai representasi kehormatan, kedisiplinan, serta jati diri masyarakat Sulawesi Selatan.



Dalam kunjungan tersebut, Putra Mahkota didampingi oleh sejumlah unsur adat, di antaranya Andi Hasanuddin Patta Tutu selaku Karaengta Pa’bundukang, H. Nyampa sebagai Anrong Guru Moncobalang, Gallarrang Saumata, Punggawa Kunjung Mange, Rumpun Keluarga Karaeng Katinting, Andi Erwin Suppa serta Lembaga Pakarena Pusaka Leluhur Nusantara. Kehadiran rombongan ini menambah kekhidmatan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dalam menjaga warisan budaya.


Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan motivasi kepada para pelatih serta generasi muda yang berlatih di Sanggar Toddopuli, agar terus melestarikan seni bela diri tradisional di tengah arus modernisasi. Dalam suasana penuh keakraban, Putra Mahkota menyampaikan apresiasi atas dedikasi sanggar dalam menjaga identitas budaya lokal.



“Kita harus menjaga dan merawat warisan leluhur, karena di dalamnya terdapat nilai-nilai yang membentuk karakter dan jati diri bangsa,” ungkap beliau dalam sambutannya.


Kegiatan tersebut juga diisi dengan demonstrasi gerakan Pamanca oleh para anggota sanggar, yang memperlihatkan keindahan, ketangkasan, serta kekuatan filosofi yang terkandung di dalamnya. Penampilan ini mendapat apresiasi tinggi dari seluruh tamu yang hadir.


Melalui kunjungan ini, diharapkan Sanggar Seni Bela Diri Toddopuli semakin berkembang dan mampu menjadi garda terdepan dalam melestarikan seni bela diri tradisional, sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda sebagai bagian penting dari identitas budaya Sulawesi Selatan dan Indonesia secara umum. (red)