Infokita Investigasi, JAKARTA, Jumat (17/10/2026) - Warisan seni adiluhung mendiang maestro wayang kulit Indonesia, Ki Manteb Soedarsono, kembali menjadi sorotan dunia seni pertunjukan. Dalam sebuah sesi diskusi dan eksibisi budaya digital yang digelar pekan ini, para praktisi dan pengamat seni mengupas tuntas salah satu lakon paling menegangkan dalam rekam jejak sang maestro, yang dikenal dengan judul Sabetan Perang Gagal.
Ki Manteb Soedarsono, yang semasa hidupnya dijuluki sebagai Dalang Setan karena kecepatan dan kelincahannya dalam memainkan wayang, selalu berhasil memukau penonton lewat segmen Perang Gagal (Perang Kembang).
Babak ini merupakan bagian krusial dalam pertunjukan wayang purwa yang mempertemukan ksatria melawan raksasa, simbol pertarungan abadi antara kebajikan dan angkara murka.
Dalam eksibisi ini, teknik sabetan (gerakan memainkan wayang) peninggalan Ki Manteb dibedah secara mendalam.
Rekaman dokumentasi digital memperlihatkan bagaimana presisi tangan sang maestro mampu menghidupkan karakter wayang kulit dengan dinamika yang sangat tinggi, seolah-olah pertempuran tersebut nyata terjadi di balik kelir.
Ketua panitia penyelenggara, Sriyono, menyatakan bahwa acara ini bertujuan untuk menjaga api semangat generasi muda agar tidak melupakan teknik tingkat tinggi yang telah dibangun oleh para leluhur dalang.
Sabetan Perang Gagal ala Ki Manteb bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah tuntunan tentang ketahanan fisik, kepekaan ritme gending, dan kedalaman penjiwaan karakter.
Eksibisi ini diharapkan dapat memicu riset lebih lanjut bagi para mahasiswa seni pertunjukan serta para dalang muda untuk terus mengasah keterampilan sabetan mereka demi menjaga kelestarian wayang kulit di era modern.
Tentang Penyelenggara Komunitas Pelestari Budaya Nusantara adalah organisasi non-profit yang bergerak di bidang dokumentasi, edukasi, dan publikasi seni pertunjukan tradisional Indonesia guna memastikan warisan budaya tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Untuk rekaman vidio warisan adiluhung seni mendiang maestro Ki Manteb Soedarsono sabetan perang gagal saksikan dan tonton di kanal YouTube.*(Widi)*




