Wayang Kulit Perang Samberan Gatutkaca, Ciri Khas Dalang Ki Redi Mbelung -->

breaking news

News

Baca di Helo

Wayang Kulit Perang Samberan Gatutkaca, Ciri Khas Dalang Ki Redi Mbelung

Kamis, Oktober 15, 2026



Infokita Investigasi, JAKARTA, Jumat, (16/10/2026) - Jagat pewayangan tanah air kembali dihangatkan oleh pertunjukan seni yang memukau dari Ki Redi Mbelung. Dalang kondang yang dikenal dengan kreativitasnya ini sukses memikat hati para pencinta seni lewat sajian khasnya, yaitu Perang Samberan Gatutkaca. 



Gaya sabetan kilat dan dramatisasi pertempuran udara tokoh pahlawan Pringgandani tersebut kini menjadi identitas kuat yang selalu dinantikan oleh penonton di setiap pagelaran sang dalang.


Dalam pakem pewayangan, tokoh Gatutkaca memang terkenal dengan kemampuan terbangnya tanpa sayap (otot kawat balung wesi). 


Namun, di tangan Ki Redi Mbelung, visualisasi kemampuan terbang ini dieksplorasi secara maksimal melalui teknik memainkan wayang (sabet) yang sangat lincah, cepat, dan presisi. 


Teknik inilah yang dikenal dengan istilah Perang Samberan, di mana Gatutkaca menyambar-nyambar musuhnya dari angkasa dengan gerakan yang dinamis dan dramatis.


"Perang Samberan Gatutkaca bukan sekadar trik menggerakkan wayang dengan cepat, melainkan penjiwaan karakter.


Bagaimana penonton bisa merasakan ketegangan pertempuran di udara, serta kegagahberanian Gatutkaca saat menghempaskan lawan-lawannya," ujar Ki Redi Mbelung saat ditemui usai pertunjukan.


Selain keahlian sabetan yang memukau, ciri khas pertunjukan Ki Redi Mbelung juga terletak pada:

Iringan Gending yang Dinamis: Paduan musik gamelan yang diaransemen khusus untuk memperkuat atmosfer ketegangan perang udara.

• Humor yang Segar dan Kontekstual: Di sela-sela ketegangan cerita, penonton selalu dihibur dengan banyolan khas yang relevan dengan situasi sosial masa kini.

• Pesan Moral yang Mendalam: Kisah kepahlawanan Gatutkaca dikemas sebagai refleksi nilai nasionalisme dan pengorbanan demi membela kebenaran.


Pertunjukan ini membuktikan bahwa wayang kulit bukan sekadar tontonan kuno, melainkan seni pertunjukan yang terus hidup dan adaptif tanpa kehilangan ruh aslinya. 


Dedikasi Ki Redi Mbelung dalam menghidupkan karakter Gatutkaca lewat Perang Samberan diharapkan mampu terus memantik minat generasi muda untuk mencintai budaya asli Indonesia. Untuk menyaksikan tayangan adegan ulang samberan Gatutkaca ciri khas dalang Ki Redi Mbelung di kanal YouTube mulai perhari ini. *(Widi)*