BERITA VIDEO

 
DESKRIPSI GAMBAR
Pendongeng Nasional Kak Haris dari Surabaya  Ajak Supaya Bisa Berkolaborasi Menghibur Masyarakat

Pendongeng Nasional Kak Haris dari Surabaya Ajak Supaya Bisa Berkolaborasi Menghibur Masyarakat

INFO INVESTIGASI, SURABAYA,(2/9/2021 ). Kak Harris dengan nama asli Harris Rizki, Salah satu pendongeng nasional. Kak Harris melakukan aktivitas menghibur masyarakat khususnya adik-adik melakukannya di Taman Baca Surga Dongeng yang ada di RW III Dukuh Kupang Surabaya.

" Pandemi di Surabaya sudah mulai masuk di level 4 sehingga masyarakat dan sekitarnya sudah mulai untuk beraktivitas termasuk anak-anak sudah mulai tatap muka bersekolah bergantian walaupun harus di batasi sekitar 25% dari jumlah siswa yang ada di kelas. 

Tapi tidak semua di daerah yang sudah masuk di level 4 ada di salah satu daerah di daerah Palangkaraya Kalimantan Tengah yang mana di daerah itu masih berstatus level 5 sehingga masyarakat di daerah Palangkaraya masih melakukan aktivitas berada di rumah melalui daring/zoom. 

Termasuk dengan anak-anak di sekolah masih melakukan aktivitas belajarnya harus melalui daring. Ini yang membuat pakar dongeng mulai untuk memutar otak untuk menghibur anak-anak yang terdampak pandemi dan melakukan aktivitas di dalam rumah.

Kak Awan yang mempunyai nama lengkap Wawan Kurniawansyah salah satu pegiat dongeng yang berasal dari Palangkaraya Kalimantan Tengah melakukan aktivitas dalam menghibur anak-anak dalam mendongeng harus menggunakan sosial media untuk menjembatani dalam live dongeng karena dampak dari pandemi ini para pendongeng belum bisa bertatap muka dan berkegiatan di luar rumah dalam menghibur dongeng. 

Tidak hanya Kak Awan dalam mendongeng dan menghibur adik-adik Kak Awan juga mengajak bibit pendongeng dari wilayah Palangkaraya Kalimantan Tengah untuk membantu Kak Awan dalam mendongeng di media sosial maupun zoom. 

Bocah kelas 1 SD yang bernama Najmuddin Dzikril Hafiz biasa di panggil Naja ini walaupun sangat belia bibit pendongeng ini sangat piawai dalam mendongeng kepada temannya maupun kepada kakak kelasnya yang umurnya bahkan lebih tua dari Naja. 

Bocah yang bersekolah di SD Islam Hasanka Palangkaraya Menekuni dongeng sejak Naja duduk di bangku taman kanak-kanak karena hobbynya yang banyak bicara. Tidak hanya itu kedua orang tua Naja sangat mendukung aktivitas dari Naja asal sifatnya positif untuk membuat anak menjadi kreatif, mandiri dan berwawasan luas. Tidak hanya Kak Awan dan Naja dalam mendongeng di media Sosial dan zoom Kak Awan dan adik Naja juga ." Kata Kak Harris.

Pendongeng yang mempunyai nama Harris Rizki ini biasa kita lihat pendongeng yang sangat fenomenal dengan kumis palsu seperti Pak Raden salah satu pendongeng terkenal yang sekarang sudah almarhum juga ciri khasnya yang kemana-mana juga mambawa boneka Ayis, menambahkan :

" Dalam pertemuan antara Kak Awan, Naja, dan saya ini mereka berbagi pengalaman sharring dongeng ke masyarakat khususnya hiburan ke anak-anak bagaimana teknik mendongeng yang baik, bagaimana bisa membuat percaya diri, mengolah suara hingga ekspresi dan masih banyak lainnya. Tidak hanya berbagi ilmu dari Kak Awan

Saya dan Naja di akhir acara mereka bertiga sama-sama untuk menghibur masyarakat khususnya adik-adik dalam kolaborasi mendongeng. Tidak hanya itu kegiatan ini harapan dari ketiga pendongeng ini supaya bisa selalu berkolaborasi dalam menghibur ke masyarakat khususnya adik-adik di seluruh Nusantara. Kedepannya rencana dalam waktu dekat mereka bertiga akan menghibur masyarakat khususnya anak-anak yang berada di Medan." Pungkas Kak Haris

( Wisanggeni )