BRI Pasar Minggu Siap Menyukseskan Layanan Percepatan aktivasi Rekening PIP -->

breaking news

News

Baca di Helo

BRI Pasar Minggu Siap Menyukseskan Layanan Percepatan aktivasi Rekening PIP

Thursday, January 22, 2026

 


Infokita Investigasi,Jakarta  – Program Indonesia Pintar (PIP) saat ini menjadi pilar utama pemerintah dalam memastikan akses pendidikan yang merata di seluruh Indonesia. Melalui bantuan tunai ini, anak-anak dari keluarga kurang mampu diharapkan dapat terus mengenyam pendidikan tanpa terhambat kendala biaya operasional seperti seragam, buku, maupun transportasi. Namun, di balik manfaat besar tersebut, terdapat prosedur administrasi yang bersifat mutlak namun sering terabaikan oleh para orang tua, yaitu aktivasi rekening bank.


Aktivasi rekening adalah satu-satunya cara untuk mengubah status tersebut menjadi SK Pemberian. Melalui proses ini, bank akan melakukan validasi identitas untuk memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar jatuh ke tangan yang tepat. Tanpa adanya aktivitas validasi di bank, sistem pemerintah akan membaca bahwa rekening tersebut tidak aktif, sehingga dana tidak dapat disalurkan dan pada akhirnya status kepesertaan siswa sebagai calon penerima akan dibatalkan secara otomatis oleh sistem.


​Kemudahan Proses di Kantor BRI


​Menepis anggapan bahwa urusan perbankan itu rumit, pemimpin cabang BRI Pasar Minggu Wisnu Wirawan menyatakan bahwa proses aktivasi rekening PIP di BRI sebenarnya sangat efisien. Jika seluruh dokumen persyaratan sudah lengkap di tangan orang tua, petugas Customer Service hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit untuk menyelesaikan proses administrasi hingga rekening siap digunakan.


​Produk tabungan yang digunakan dalam program ini adalah SimPel (Simpanan Pelajar). Tabungan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan industri perbankan yang dikhususkan bagi pelajar. Keunggulan utamanya terletak pada biaya yang sangat ringan; tidak ada biaya administrasi bulanan dan setoran awalnya sangat minim, bahkan seringkali tanpa biaya sama sekali untuk program bantuan pemerintah. Hal ini bertujuan agar seluruh dana bantuan yang diterima siswa dapat digunakan sepenuhnya untuk keperluan sekolah tanpa terpotong biaya bank.


​Perpanjangan Batas Waktu Hingga 31 Januari 2026


​Kabar baik bagi para orang tua adalah adanya kebijakan perpanjangan batas waktu aktivasi. Pemerintah secara resmi memberikan kelonggaran waktu hingga 31 Januari 2026. Meskipun waktu yang tersedia masih ada, Wisnu mengimbau agar para orang tua tidak menunggu hingga detik-detik terakhir. Menunda aktivasi berisiko menimbulkan antrean panjang di kantor bank atau potensi kendala teknis lainnya yang dapat menghambat pencairan dana.


​Dokumen Persyaratan yang Harus Dipersiapkan


​Untuk memastikan proses aktivasi berjalan lancar dalam satu kali kunjungan ke BRI BO Jakarta Pasar Minggu atau unit kerja BRI terdekat, orang tua harus memastikan kelengkapan dokumen sebagai berikut:


​Pertama adalah Surat Keterangan Aktivasi Rekening yang diterbitkan secara resmi dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah. Dokumen asli ini merupakan syarat utama yang akan diverifikasi oleh pihak bank. Kedua, orang tua atau wali wajib membawa KTP asli sebagai bukti identitas serta menyiapkan fotokopinya untuk arsip bank.


​Selanjutnya, orang tua perlu membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) terbaru untuk mencocokkan data hubungan wali dan siswa. Untuk identitas siswa sendiri, dapat menggunakan Kartu Pelajar atau jika belum memiliki, bisa menggunakan Surat Keterangan Aktif belajar dari sekolah yang bersangkutan.


​Khusus untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) atau SMP di mana siswa seringkali tidak hadir langsung ke bank, orang tua wajib melampirkan Surat Kuasa bermeterai sebagai legalitas perwakilan. Terakhir, orang tua hanya perlu mengisi Formulir Pembukaan Rekening SimPel yang telah disediakan secara gratis di kantor cabang BRI.


​Dengan mengikuti prosedur yang benar dan memperhatikan batas waktu yang ada, diharapkan seluruh siswa penerima PIP di wilayah Jakarta Pasar Minggu dapat merasakan manfaat bantuan ini secara penuh guna mendukung cita-cita masa depan mereka. (Red)