Infokita Investigasi, Amerika Serikat - Blue Water Autonomy, perusahaan asal Amerika Serikat, meluncurkan kapal permukaan otonom (USV) kelas Liberty pada 11 Februari 2026. Kapal ini dirancang beroperasi tanpa awak dan ditujukan untuk Angkatan Laut AS (USN).
Liberty dipresentasikan sebagai platform siap produksi, dengan konstruksi dijadwalkan dimulai pada Maret 2026 di Galangan Kapal Conrad di Louisiana. Pengiriman diharapkan akhir tahun 2026 di bawah program resmi US Navy.
Kehadiran kapal nirawak ini dimaksudkan untuk memperluas kapasitas armada untuk misi maritim yang tersebar sambil mengurangi ketergantungan pada kapal tempur permukaan berawak.
Dengan panjang 57,9 m, kelas Liberty menawarkan jangkauan operasional lebih dari 10.000 mil laut dan mampu membawa muatan modular lebih dari 150 ton.
Kombinasi daya tahan dan kapasitas angkut ini sesuai dengan visi USN untuk kapal permukaan tak berawak berukuran sedang, di mana kapal otonom beroperasi sebagai simpul terdistribusi yang membawa sensor, sistem senjata, atau modul logistik.
Perencana USN menekankan perlunya platform semacam itu untuk mendukung operasi maritim terdistribusi di wilayah peperangan, khususnya di Indo-Pasifik, di mana jarak dan risiko kerugian menuntut aset yang tangguh dan terhubung dalam jaringan.
Desain lambung kapal Liberty sendiri didasarkan pada Stan Patrol 6009 milik perusahaan Damen, yang menggabungkan konfigurasi haluan model Axe (kapak).
Dengan geometri haluan yang hampir vertikal mengurangi benturan hidrodinamik dan meningkatkan kemampuan berlayar dengan membelah gelombang, meningkatkan stabilitas dan efisiensi bahan bakar.
Tim insinyur Blue Water Autonomy mendesain ulang arsitektur propulsi dan manajemen daya, guna mendukung penugasan Liberty selama berbulan-bulan tanpa awak di atas kapal.
Kapal ini mengintegrasikan sistem propulsi tahan terhadap kesalahan dan jaringan kontrol otomatis yang dapat mengisolasi kegagalan mekanis dan mengalihkan daya dengan pengawasan manusia yang terbatas.
Meskipun dioptimalkan untuk misi tanpa awak, kapal kelas Liberty dapat juga mengakomodasi awak dari detasemen teknis terbatas di atas kapal selama fase transit. (red)
