Kekurangan stok, AS memindahkan sistem pertahanan anti rudal balistiknya dari Korea Selatan ke Timur Tengah -->

breaking news

News

Baca di Helo

Kekurangan stok, AS memindahkan sistem pertahanan anti rudal balistiknya dari Korea Selatan ke Timur Tengah

Wednesday, March 11, 2026



Infokita Investigasi, JAKARTA  – Menurut laporan media Korea Selatan, militer Amerika Serikat telah mulai memindahkan aset sistem rudal pertahanan canggih Patriot dan THAAD mereka dari Korea Selatan ke Timur Tengah.


Pemindahan sistem ini menandai pasukan AS di Timur Tengah mulai kekurangan stok rudal pertahanan udara setelah memasuki hari ke-12 pertempuran dengan Iran.



Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengakui pemindahan peralatan pertahanan udara Pasukan Amerika Serikat di Korea (USFK) dalam rapat kabinet. Ia menyatakan penempatan ulang ini mencerminkan kebutuhan mendesak militer AS.


Diketahui, militer Iran dengan gencar telah menyasar seluruh pangkalan militer AS yang berada di kawasan Timur Tengah. Iran menghujaninya dengan rudal balistik dan drone kamikaze jarak jauh.


Presiden Lee mengatakan selama pertemuan tersebut bahwa Korea Selatan telah menyatakan keprihatinannya atas penarikan sistem rudal pertahanan udara AS tersebut dari negaranya.


Sistem rudal pertahanan udara yang digeser termasuk rudal Patriot PAC-3 dan sistem antirudal balistik THAAD (Terminal High Altitude Area Defense).


Pengerahan ulang tersebut terpantau dengan peningkatan aktivitas di Pangkalan Udara Osan, instalasi militer utama AS di selatan Seoul yang berfungsi sebagai pusat logistik untuk Pasukan AS di Korea Selatan.


Dilaporkan, sebanyak dua pesawat angkut strategis Lockheed Martin C-5 Galaxy dan 11 Boeing C-17 Globemaster III telah berangkat dari Osan sejak 28 Februari 2026 dan hingga beberapa hari lalu.


Kedua jenis pesawat tersebut mampu mengangkut peralatan militer berat, termasuk peluncur pertahanan rudal, pencegat, sistem radar, dan perlengkapan pendukung lainnya. (red)