Kumbakarna : " Ksatria raksasa membela tanah airnya memberi kehidupan, bukan membela keserakahan kakaknya Rahwana." -->

breaking news

News

Baca di Helo

Kumbakarna : " Ksatria raksasa membela tanah airnya memberi kehidupan, bukan membela keserakahan kakaknya Rahwana."

Wednesday, March 11, 2026



Infokita Investigasi, JAKARTA - Rabu, (11/3/2026),  Kumbakarna adalah ksatria raksasa putra Resi Wisrawa dan Dewi Sukesi, serta adik Rahwana (Prabu Dasamuka). Meski sering menasihati Rahwana untuk mengembalikan Sinta, ia tetap maju berperang membela Alengka saat diserang pasukan Rama. Baginya, ia membela tanah air yang memberinya kehidupan, bukan membela keserakahan kakaknya. 


Kumbakarna dikenal sebagai raksasa bertubuh tinggi besar namun berwatak ksatria, jujur, dan pemberani. Ia memiliki anugerah berupa tidur selama enam bulan dalam setahun.



Anugerah ini diperoleh dari kesalahan ucap saat memohon kekuatan kepada Dewa, yang awalnya ingin meminta takhta (Indraasan) namun terucap tidur abadi (Neendrasan), yang kemudian diringankan oleh Brahma. Dalam wiracarita Ramayana, terjadi perpecahan pandangan di keluarga.Memilih memihak Rama karena menganggap Rahwana salah dan berada di jalan keangkaramurkaan.


Kumbakarna tetap setia kepada negara Alengka. Ia menyadari bahwa tindakan kakaknya menculik Sinta adalah keliru, namun ia menolak berkhianat kepada tanah kelahirannya. Ia memposisikan dirinya sebagai pelindung negara dari serbuan musuh, bukan pembela pribadi Rahwana. 


Ketika Alengka diserang oleh pasukan wanara (kera) pimpinan Rama, Kumbakarna dibangunkan dari tidurnya. Ia maju ke medan laga dengan gagah berani dan berhasil membantai ribuan prajurit kera.


Pertempurannya sangat heroik  meskipun tangan dan kakinya dipotong oleh panah Rama, ia tetap melawan dengan tubuhnya, menggulingkan badan untuk melindas pasukan lawan.


Kumbakarna akhirnya gugur sebagai seorang ksatria sejati yang mempertahankan tumpah darahnya hingga titik darah penghabisan.

(Reporter : Widi)