Infokita Investigasi, JAKARTA - Sebanyak 742 prajurit TNI telah siap diberangkatkan pada 22 Mei mendatang ke Lebanon untuk merotasi dan menggantikan pasukan Indonesia saat ini. Hal itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman.
Menurut Dudung seluruh pembekalan dari Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI di Sentul, Bogor telah diberikan secara maksimal.
"Saya lihat pasukan sudah siap. Tentunya ini adalah misi PBB, tetapi yang lebih penting adalah mengemban misi bangsa Indonesia," ucap Dudung dalam keterangannya, dikutip Selasa (12/5/2026).
Lebih lanjut, Menteri Luar Negeri Sugiono turut mengingatkan para prajurit sebagai penerus sejarah bangsa untuk menjalankan tugas dengan ikhlas, penuh semangat, dan keyakinan demi mengangkat reputasi Indonesia di dunia internasional.
Sugiono menegaskan meskipun berstatus sebagai penjaga perdamaian, medan operasi yang akan dihadapi sama sekali tidak damai, sehingga keterampilan prajurit harus digunakan dengan selalu mengutamakan faktor keselamatan.
"Kebanggaan bagi saya untuk bertemu saudara-saudara pada saat ini, dan kebanggaan lebih besar bagi saya untuk bisa bertemu saudara-saudara pada saat saudara kembali ke Tanah Air dalam kondisi yang baik dan sehat," ucap Sugiono . (red)
