Ironis,Perempuan Lansia Warga Cisarua Bogor Menjadi Korban Penyekapan dan Perampokan di Apartemen Kawasan Serpong -->

breaking news

News

Baca di Helo

Ironis,Perempuan Lansia Warga Cisarua Bogor Menjadi Korban Penyekapan dan Perampokan di Apartemen Kawasan Serpong

Sabtu, Agustus 08, 2026




Infokita Investigasi,Tangerang Selatan,- Seorang perempuan lanjut usia (lansia), Ivonne (70), warga Cisarua, Kabupaten Bogor, menjadi korban dugaan penyekapan dan perampokan di sebuah apartemen di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (4/8/2026).


Dalam kejadian tersebut, korban kehilangan sejumlah barang berharga, mulai dari satu unit mobil, telepon seluler (hand phone), hingga dokumen-dokumen penting. Setelah berhasil keluar dari apartemen, Ivonne langsung mendatangi Polsek Serpong untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.


Ivonne menceritakan, peristiwa tersebut bermula ketika dirinya bersama seorang teman memiliki urusan bisnis di Jakarta. Keduanya memutuskan untuk menginap di sebuah apartemen di kawasan Serpong karena urusan tersebut belum selesai, sementara dirinya harus melanjutkan perjalanan ke Bandung pada keesokan harinya.


Namun, rencana awal mereka sempat berubah karena apartemen yang hendak didatangi ternyata sudah tutup.



"Sampai di sana ternyata sudah tutup. Kami langsung balik karena mobil saya mobil berpelat nomor genap karena waktu itu mobil berpelat nomor ganjil yang diizinkan," ujar Ivonne seusai membuat laporan, Sabtu (8/8/2026).


Keduanya kemudian menuju apartemen lain dan tiba sekitar pukul 20.00 WIB. Sesampainya di apartemen, Ivonne mengaku diarahkan menuju salah satu unit di lantai 17.


Setelah berada di dalam kamar, temannya meminta Ivonne untuk membersihkan diri di kamar mandi. Namun, ketika keluar dari kamar mandi, Ivonne justru mendapati temannya sudah tidak berada di dalam ruangan.


Ia kemudian menyadari sejumlah barang miliknya juga telah hilang. Kunci mobil, tas yang berisi dokumen penting, serta handphone miliknya tidak lagi berada di tempat semula.


"Saya lihat barang-barang, termasuk kunci mobil dan tas serta dokumen-dokumen saya sudah tidak ada. Jadi saya mau keluar, ternyata pintu terkunci dari luar," ungkap Ivonne.


Ivonne yang menyadari dirinya terkunci di dalam kamar kemudian berusaha meminta pertolongan. Ia mengetuk-ngetuk pintu sambil meminta bantuan petugas keamanan apartemen.


Petugas yang datang kemudian mengetahui kondisi korban dan berusaha membuka pintu. Karena terkunci dari luar, pintu akhirnya dibuka secara paksa.


"Iya betul saya disekap. Saya ketok-ketok, akhirnya mereka datang. Saya bilang terkunci, tolong dibuka. Akhirnya pintu didobrak," katanya.


Setelah berhasil keluar, Ivonne langsung melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.


Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu unit mobil, hand phone, serta sejumlah dokumen penting. Ivonne berharap polisi segera menangkap pelaku dan mengungkap kasus tersebut agar kejadian serupa tidak menimpa orang lain.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memberikan kepercayaan kepada orang lain. "Harapan saya pelaku dapat ditangkap dan supaya ini jadi pelajaran buat yang lain. Jangan terlalu percaya, walaupun itu sudah seperti keluarga sendiri atau seperti apa," tuturnya.


Polisi Periksa Korban


Kapolsek Serpong Kompol Hardono membenarkan adanya laporan mengenai dugaan penyekapan terhadap seorang lansia di salah satu apartemen di wilayah Serpong.


"Betul telah terjadi penyekapan terhadap seorang lansia di wilayah Serpong, tepatnya di salah satu apartemen wilayah Serpong," kata Hardono.


Menurutnya, setelah diduga melakukan penyekapan, pelaku membawa sejumlah barang milik korban, termasuk handphone, surat-surat berharga, dan satu unit mobil. "Untuk tindakan pelaku setelah adanya penyekapan, pelaku membawa sejumlah barang milik korban seperti handphone dan surat berharga serta satu unit mobil," ujarnya.


Saat ini, Polsek Serpong telah memeriksa korban untuk mengumpulkan informasi dan petunjuk guna mengungkap identitas pelaku.


Polisi juga masih melakukan penyelidikan dan berharap pelaku dapat segera ditangkap. 


"Kami dari pihak Polsek Serpong sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan mohon doanya untuk segera pelaku dapat kita tangkap," pungkas Hardono.

(Red)