BERITA VIDEO

 
DESKRIPSI GAMBAR
Bupati Muratara akan sinergikan Kades dan Tenaga Pendamping Profesional

Bupati Muratara akan sinergikan Kades dan Tenaga Pendamping Profesional

INFO INVESTIGASI,  MURATARA, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus Melakukan singkronisasi Program Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemedes PDTT) melalui Perpanjangan tanganya Bupati Muratara memimpin langsung Rapat Koordinasi  Tenaga Pendamping Profesional Program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa (TPP P3MD).

Bupati Muratara di dampingi Kepala Dinas PMD-P3A Hj.Gusti Rohmani dan Peserta Rakor Tenaga Ahli (TA),Pendamping Desa (PD)dan Pendamping Lokal Desa (PLD) yang tergabung di TPP P3MD Kabupaten Muratara hari ini Kamis (27/5) di Gedung Rapat BPKAD.

H.Devi Suhartoni Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara menyampaikan dalam sambutanya agar Para TA,PD/PDTI dan PLD bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten agar Desa nanti lebih baik. 

Saya lihat saat ini Pemerintah Desa Melalui Kepala Desa tidak singkron antara Tenaga Pendamping Prefesional (TPP) Desa (TA,PD dan PLD kedepanya saya tidak mau kalau tidak ada singkronisasi artinya saya selaku Bupati harus merubah mana yang tidak benar selama ini.

Bupati juga menjelaskan Dana Desa(DD) yang di kuncurkan ke desa Rp. 100 Milyar lebih sedang Alokasi Dana Desa (ADD) Rp.50 Milyar lebih akan tetapi keadaan Desa tidak ada berubah.dan Juga Tenaga Ahli,Pendamping Desa belum efektif untuk pendampingan karena Masih banyak Kepala Desa yang belum menerima keberadaanya, Jadi di Kepemimpinan Saya tidak mau hal ini terjadi lagi,Saya minta kepada Dinas terkait PMD-P3A untuk mengadakan Rakor bersama antara Camat,Kepala Desa,BPD dan TA serta PD nantinya setiap tiga bulan sekali.

Bupati juga mensupport apa yang menjadi kendala Para Tenaga Pendamping Profesional Desa ini,dengan kondisi keuangan APBD yang sulit untuk operasional dan transportasi belum bisa di realisasi namun kami Pemerintah memberi solusi apa yang menjadi keinginan Kawan TPP ini jadi kalau memang memerlukan Kendaraan untuk kunjungan ke Desa silahkan pinjam mobil di Pool melalui bagian Aset tetapi urus dengan baik (Pinjam kondisi yang baik di pulangkan juga dengan kondisi yang baik).

Terkait masih ada nya 9(Sembilan) Desa yang berstatus tertinggal kami minta TA,PD dan PLD memberi laporan apa yang menjadi kendala,dan apa yang harus dilakukan agar Desa -desa tidak tertinggal lagi.

Saya juga minta kepada TA agar memberi laporan setiap Bulan kepada saya dan juga Kades sebelum saya minta laporan Keuanganya,ini bertujuan agar laporan antara TPP P3MD dan Kepala Desa singkron sebelum dilaporkan ke Kementerian Desa. Tegas Bupati.

Saya juga minta kepada kepala Desa ini agar setiap kegiatan melibatkan TPP-P3MD  mulai dari perencanaan sampai Realisasi dan pelaporan, nanti kalau ada desa yang tidak melibatkan Tenaga Pendamping Desa bikin berita acaranya nanti kita akan panggil Kadesnya pasti ada yang tidak benarnya.

Bupati juga berharap Bantu beri masukan di Desa dan sampaikan yang menjadi program Kementerian Desa seperti pendataan Indeks Desa Membangun (IDM) yang benar dan Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).Tutupnya

Sukandar.ST.,M.Si selaku TA Teknologi Tepat Guna (TTG)juga Koordinator TPP P3MD Kabupaten Muratara menyampaikan Kami yang tergabung di TPP siap mendukung Program-program Pemerintah Kabupaten Muratara.Sampainya

Lanjut Sukandar."Terima kasih kami telah di undang untuk Rakor bersama Pak Bupati ini merupakan Rakor pertama kami dengan Bupati ini menjadi suatu kehormatan bagi kami untuk bersama mengsingkronkan kami dengan Pemerintah Desa agar lebih baik untuk terwujudnya Visi misi membangun dari Desa mempercantik Ibu Kota".Dikatanya.

Hj.Gusti Rohmani Kepala Dinas PMD-P3A Kabupaten Muratara menyampaikan Juga."Nantinya kita akan adakan Rakor Rutin bila perlu setiap bulan apa yang diinginkan oleh pak Bupati dengan tujuan agar Desa melakukan kepengolaaan DD dan ADD menjadi lebih baik. Ucapnya.

Kita akan minta kepada Kawan-kawan di TPP P3MD Kabupaten Muratara ini duduk bersama dalam berbagai hal menjadi program Kementerian Desa agar benar-benar terlaksana di Desa.

Gusti melanjutkan sudah jelas tadi Bupati mengatakan agar kepada Kepala Desa bersinergi dengan Tenaga Profesional Desa.Diahirinya(A2)