‎Resah kan Warga, Sarang Perjudian di Ciledug Dibubarkan Paksa Warga -->

breaking news

News

Baca di Helo

‎Resah kan Warga, Sarang Perjudian di Ciledug Dibubarkan Paksa Warga

Saturday, February 21, 2026


Infokita Investigasi,Kota Tangerang, - Dugaan adanya sarang perjudian salah satu warung kopi (warkop) tepatnya dibelakang gedung baru SMKN 12 jalan lembang 3  RT 02 RW 08 sudimara barat ciledug kota tangerang digrebek Dan dibubarkan warga melibatkan ketua RW 08, Ketua RT 02,04,tokoh agama Dan tokoh kepemudaan. 

‎Opick Arachman ketua RT 02 menjelaskan dugaan adanya praktek perjudian sudah lama berjalan hingga membuat warga resah. 

"yaa kami merasa risih dan merasa resah dengan adanya perkumpulan orang orang yang kami tidak kenal di wilayah kami,kami menduga adanya praktek perjudian di warkop tersebut dan yang kami takuti adanya dugaan peredaran narkoba karena kami sebagai warga sini tidak ada yang kenal satupun dari mereka oleh karena itu kami mengajak warga untuk membubarkan kegiatan tersebut, "terangnya, 22/2/26.

‎Opick juga mengatakan bahwa dirinya dan beberapa warga telah menegur agar tidak adanya perkumpulan yang dapat meresahkan warga. 

‎"saya pribadi sebagai RT sempat menegur langsung namun sampai kini diabaikan dan beberapa warga juga, entah mereka datangnya dari mana, mereka tidak ada ijin usaha dan ijin keramaian serta mengotori lingkungan kami,maka dengan inisiatif warga kami bubarkan Dan kami tutup tempat tersebut" jelasnya. 

‎"saya berharap kejadian ini tidak terulang lagi di wilayah RW 08 ini, kami juga mengajak kepada seluruh warga untuk menjaga keamanan Dan kenyamanan lingkungan"sambung Budimansyah Ketua RW 08.

‎Harisandi ketua kepemudaan juga menerangkan bahwa kegiatan Yang selama ini dilakukan oleh oknum Yang tak dikenal sangat meresahkan warga. 

‎"memang sudah Lama kami mendapat aduan warga Dan saya juga menyaksikan sendiri adanya dugaan praktek perjudian oleh oknum yang tidak kami kenal hingga menjelang pagi hari ini kami bubarkan dan kami usir dari wilayah kami dan bila mana hal ini terjadi lagi maka kami warga akan membongkar paksa warung kopi ini tidak ada toleransi lagi untuk mereka ini peringatan terakhir untuk mereka"bebernya. 

‎(Red)