Wow, Israel Bakal Gelar Festival LGBT Terbesar di Timur Tengah -->

breaking news

News

Baca di Helo

Wow, Israel Bakal Gelar Festival LGBT Terbesar di Timur Tengah

Selasa, April 21, 2026



Infokita Investigasi, Jakarta  - Israel akan menggelar festival LGBTQ+ berskala besar. Festival ini bertajuk Pride Land, yang digelar selama empat hari di kawasan Laut Mati.


Mengutip AFP, Selasa (21/4/2026), acara dijadwalkan berlangsung pada 1-4 Juli 2026, di Ein Bokek. Dalam promosinya, disebutkan bahwa festival LGBTQ+ini merupakan yang terbesar, yang pernah ada di Timur Tengah. 



Penyelenggara menyebut Pride Land sebagai festival destinasi, bukan sekadar parade. Programnya mencakup pertunjukan, pesta, pameran seni, hingga perayaan budaya queer yang dikemas dalam berbagai aktivitas sepanjang empat hari.


Akun resmi Israel di platform X menyatakan, festival ini akan menghadirkan "empat hari perayaan tanpa henti, komunitas, dan koneksi". Sementara itu, media lokal Jerusalem Post juga menggambarkan Pride Land sebagai acara terbesar dalam sejarah kawasan tersebut.



Berdasarkan situs resmi, panitia menawarkan berbagai paket yang mencakup hotel dan tiket terusan berupa gelang akses penuh. Salah satu pusat kegiatan utama adalah ruang acara bernama DOME X yang akan menjadi lokasi berbagai pertunjukan.


Selain rangkaian hiburan utama, penyelenggara juga menyiapkan area ramah keluarga dan anak-anak. Hal ini menunjukkan upaya memperluas segmentasi pengunjung di luar komunitas LGBTQ+.


Festival ini digelar di tengah dinamika regulasi hak LGBTQ+ di Israel. Pernikahan sesama jenis tidak dilakukan di dalam negeri karena sistem pernikahan berada di bawah otoritas keagamaan. 


Namun, negara tersebut mengakui pernikahan sesama jenis yang dilakukan di luar negeri. Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan bahwa pasangan sesama jenis juga telah diakui oleh pengadilan dalam berbagai aspek, termasuk adopsi dan hak keluarga.



"Pengakuan ini menjadikan Israel salah satu yurisdiksi yang relatif lebih permisif bagi komunitas LGBTQ+ di kawasan," demikian keterangan resmi kementerian. Meski demikian, klaim sebagai "yang terbesar" dinilai lebih sebagai strategi promosi.


Sebelumnya, Israel juga memasarkan Tel Aviv Pride sebagai salah satu acara LGBTQ+ terbesar di Timur Tengah. Namun, agenda tahunan tersebut sempat dibatalkan pada 2024 akibat perang Gaza dan kembali tidak digelar pada 2025 saat meningkatnya konflik terkait Iran. (red)