Di Tengah Merosotnya Kepercayaan Publik pada Prabowo, Ceramah KH Zainuddin MZ Kembali Viral: Capek Punya Pemimpin Gak Nyambung -->

breaking news

News

Baca di Helo

Di Tengah Merosotnya Kepercayaan Publik pada Prabowo, Ceramah KH Zainuddin MZ Kembali Viral: Capek Punya Pemimpin Gak Nyambung

Sabtu, September 12, 2026



Infokita Investigasi, JAKARTA -- Potongan ceramah almarhum KH Zainuddin MZ kembali ramai diperbincangkan di tengah merosotnya kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.


Terdapat banyak masalah yang dianggap tidak mampu diselesaikan Prabowo sebagai Presiden. Mulai dari dugaan ijazah palsu Jokowi, penanganan bencana, hingga terbaru kelangkaan BBM.


Beberapa pendukung Prabowo pada Pilpres 2024 kemarin yang ditemui fajar.co.id di beberapa SPBU pun mengaku menyesali pilihannya.


Jika mengetahui Prabowo akan anti kritik dan buta terhadap kondisi yang betul-betul dirasakan masyarakat, mereka lebih memilih Anies Baswedan atau Ganjar Pranowo.


Sementara itu, ceramah KH Zainuddin kembali beredar di media sosial dan dianggap nyambung dengan situasi politik saat ini.


Terutama terkait kritik terhadap pemimpin yang dianggap tidak mampu memahami persoalan serta keresahan masyarakat.


Dalam ceramahnya, KH Zainuddin menyinggung kondisi ketika seorang pemimpin dianggap tidak memiliki keterhubungan dengan rakyat yang dipimpinnya.


Pemimpin Tidak Nyambung dengan Rakyat :

KH Zainuddin menggambarkan situasi tersebut sebagai kondisi yang melelahkan bagi masyarakat.


Menurutnya, rakyat akan merasa terbebani apabila memiliki pemimpin yang tidak mampu memahami keadaan mereka.


"Capek kalau pemimpin gak nyambung sama rakyat. Capek yang jadi rakyat," ujar KH Zainuddin dikutip kembali fajar.co.id, Minggu (13/9/2026).


Ia kemudian mengutip sebuah ungkapan dari orang-orang terdahulu untuk menggambarkan bagaimana sia-sianya menyampaikan sesuatu kepada orang yang tidak mampu menangkap pesan tersebut.


"Kata orang tua kita dulu, jangan tersenyum kepada orang buta, berbisik kepada orang tuli," tukasnya.


Kritik kepada Pemimpin yang Tidak Peka :

Dijelaskan KH Zainuddin, memberikan senyuman kepada orang yang tidak dapat melihat bukan berarti memiliki niat buruk.


Hanya saja, tindakan tersebut menjadi tidak bermakna apabila Ha yang dituju memang tidak mampu melihatnya.


Ia menggunakan perumpamaan tersebut untuk menjelaskan persoalan komunikasi antara pemimpin dan masyarakat.


"Orang buta diajak senyum. Bagus maksudnya. Tapi kan rada mubazir. Orang dia gak paham," tukasnya.


Dari perumpamaan tersebut, ia kemudian menarik persoalan yang lebih luas mengenai hubungan antara pemimpin dan rakyat.


"Ini namanya kagak nyambung sama rakyat. Capek dong punya pemimpin gak nyambung sama rakyat," tegasnya.


KH Zainuddin: Jangan Bicara yang Jauh dari Rakyat :

Dalam ceramahnya, KH Zainuddin juga memberikan ilustrasi ketika seorang pemimpin atau pejabat menyampaikan persoalan yang terlalu jauh dari kebutuhan masyarakat sehari-hari.(wd)