Infokita Investigasi, JAKARTA,Senin,(7/9/2026) - Meta secara resmi mengumumkan ekspansi besar-besaran fitur Meta AI, asisten kecerdasan buatan canggih yang kini terintegrasi penuh ke dalam WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Messenger. Didukung oleh model bahasa besar (large language model) terbaru Llama 3, Meta AI hadir sebagai salah satu asisten AI paling pintar dan gratis yang dapat diakses langsung oleh miliaran pengguna di seluruh dunia.Integrasi ini memungkinkan pengguna untuk menyelesaikan tugas, belajar, berkreasi, dan terhubung dengan hal-hal yang penting bagi mereka tanpa harus meninggalkan aplikasi yang sedang digunakan.
Fitur utama Meta AI di ekosistem Meta asisten interaktif dalam chat, pengguna dapat mengajukan pertanyaan, mencari rekomendasi tempat, hingga merencanakan perjalanan langsung di dalam ruang obrolan (chat) pribadi maupun grup.
Integrasi penelusuran Real-Time, berkat kerja sama dengan mesin pencari terkemuka, Meta AI dapat menyajikan informasi terkini secara langsung, mulai dari skor pertandingan olahraga, berita terbaru, hingga tren pasar modal.
Generasi gambar Instan (Imagine), fitur pembuat gambar berbasis teks yang kini jauh lebih cepat. Gambar akan langsung muncul dan berubah secara real-time saat pengguna sedang mengetik perintah (prompt).
Kreasi animasi GIF, Meta AI kini dapat mengubah gambar diam hasil kreasi pengguna menjadi gambar bergerak (GIF) unik yang siap dibagikan.Aksesibilitas dan ketersediaan Meta AI kini dapat diakses dengan mudah melalui kolom pencarian (search bar), kotak masuk pesan (inbox), atau langsung di dalam feed utama aplikasi Facebook dan Instagram.
Selain hadir di dalam aplikasi ponsel, Meta AI juga dapat diakses secara mandiri melalui situs web resmi Meta.ai untuk membantu produktivitas pengguna di perangkat komputer.
"Tujuan kami adalah membangun AI paling canggih di dunia dan menyediakannya untuk semua orang," ujar Mark Zuckerberg, CEO Meta. "Dengan kemampuan Llama 3, Meta AI kini menjadi asisten yang jauh lebih pintar, lebih cepat, dan lebih seru untuk digunakan.
"Ekspansi ini dilakukan secara bertahap dalam bahasa Inggris di beberapa negara di luar Amerika Serikat, termasuk Australia, Kanada, Singapura, Selandia Baru, dan Afrika Selatan, dan akan terus memperluas dukungan bahasa serta wilayah operasionalnya dalam waktu dekat.
Meta AI membangun teknologi yang membantu orang terhubung, menemukan komunitas, dan menumbuhkan bisnis. Ketika Facebook diluncurkan pada tahun 2004, cara orang terhubung berubah. Aplikasi seperti Messenger, Instagram, dan WhatsApp semakin memberdayakan miliaran orang di seluruh dunia. Kini, Meta melangkah melampaui layar 2D menuju pengalaman imersif seperti augmented reality dan virtual reality untuk membantu membangun evolusi berikutnya dalam teknologi sosial.*(Widi)*
