BERITA VIDEO

 
DESKRIPSI GAMBAR
JAKARTA: Orang Paling Cerdas Adalah Perbanyak Mengingat Kematian

JAKARTA: Orang Paling Cerdas Adalah Perbanyak Mengingat Kematian



INFO INVESTIGASI, JAKARTA, Ahad ( 4/10/2020), Orang yang paling cerdas adalah perbanyak mengingat  kematian.Karena kehidupan di Dunia ini hanyalah sementara, ibarat orang melakukan perjalanan jauh istirahat mampir minum / mamper ngombe ( bahasa Jawa ).Kehiidupan yang hakiiki yaitu sebenarnya adalah di alam Akherat yang kekal abadi.

Manusia tidak ada yang hidup yang selamanya, baik itu yang usia muda maupun yang usia tua, dan tidak ada yang mengetahui kapan kehidupan ini akan berakhir. Kondisi fisik sehat, kuat dan bugar tidak ada jaminan untuk menghidar dari maut .

Sehingga yang bisa mengingat kembali kepada keimanan dan ketaqwaan, adalah mengingat kematian. 

Rosululloh SAW bersabda : " Perbanyaklah pemutus kelezatan." ( HR. An Nasai, Tirmidzi dan Ibnu Majah) 

Rosullulloh SAW bersabda :  " Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas."  ( HR. Ibnu Majah ).

Berikut manfaat yang kita peroleh dari mengingat kematian : 

1. MENGINGAT KEMATIAN ADALAH IBADAH

Mengingat kematian adalah anjuran Rosullulloh,  dengan mengingat kematian kita akan menjadi orang senantiasa bertaubat dan menyesali banyak kesalahan yang kita lakukan. Mengingat kematian menjadi amal Salih yang akan diganjar pahala Alloh SWT.

2. MENJAUHKAN DIRI DARI PERBUATAN ZALIM

Orang yang banyak mengingat kematian akan jauh menzalimi orang lain. Karena mereka mengetahui bahwa apa yang perbuatan akan dipertanggung jawabkan di Akherat kelak. 

3. MEMPERBAIKI KUALITAS KEHIDUPAN

Rosululloh SAW bersabda : " Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan( yaitu kematian ) karena jika seseorang mengingat saat kehidupannya sempit, maka ia akan merasa lapang dan jika seseorang.mengingat kehidupannya lapang, maka ia tidak akan tertipu dengan dunia ( sehingga lalai akan akan akherat ) ." ( HR. Al Baihaqi).


4. MENAMBAH KHUSUK DALAM BERIBADAH 

Rosululloh SAW bersabda : " Ingatlah kematian dalam sholatmu karena jika seseorang mengingat mati dalam sholatnya, maka ia akan memperbagus  sholatnya.

Sholatlah seperti sholat orang yang tidak menyangka bahwa ia masih mempunyai kesempatan melakukan sholat yang lainnya. Hati hatilah dengan perkara yang kelak malah engkau meminta udzur ( meralatnya ) ( karena tidak bisa memenuhinya) . " ( HR. Ad Dailami ). 

Mari kita mumpung dikasih bisa bernafas masih punya kesempatan perbanyak mengingat kematian sehinngga bisa memperbanyak mengerjakan amal sholeh supaya dibuat bekal menjalani kehidupan selanjutnya yaitu kehidupan di Akherat.

( Widy )