Pertunjukan Wayang Kulit Karanganyar : Langkah Sumanto Merawat Budaya Jawa -->

breaking news

News

Baca di Helo

Pertunjukan Wayang Kulit Karanganyar : Langkah Sumanto Merawat Budaya Jawa

Jumat, September 25, 2026



Infokita Investigasi, KARANGANYAR -  Pagelaran wayang kulit Karanganyar kembali menggema di Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar. Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, menggelar pertunjukan kesenian tradisional tersebut di kediamannya untuk terus memfasilitasi pelestarian tradisi lokal.



​Pentas budaya ini menghadirkan Dalang Ki Darmadi dari Paguyuban Dalang Karanganyar. Sang dalang membawakan lakon berjudul Songsong Tunggul Naga di hadapan para seniman dan warga sekitar.


Upaya ini menegaskan komitmen nyata dalam menjaga eksistensi kesenian daerah. Penyelenggaraan acara tersebut sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi para pelaku seni pedalangan di wilayah Karanganyar. Senin,(21/9/2026).


​Makna Filosofis Lakon Songsong Tunggul Naga

​Lakon Songsong Tunggul Naga menyajikan kisah perebutan pusaka kahyangan. Simbol tersebut mencerminkan kekuasaan, kewajiban, serta tanggung jawab kepemimpinan dalam melindungi masyarakat.


​Dalam jalan cerita, kekacauan terjadi akibat hilangnya keseimbangan moral dan kepemimpinan yang jujur. Tokoh ksatria Pandawa dan Punakawan harus berjuang mengembalikan ketenteraman melalui laku spiritual.


​"Namun melalui pertempuran dan laku spiritual, keseimbangan alam semesta akhirnya dipulihkan kembali dan pusaka kembali ke tangan pemimpin yang berhak," ujar Ki Darmadi.


​Ia menambahkan bahwa pertunjukan ini memuat pesan moral tentang pengambilan keputusan serta tanggung jawab hidup. Nilai-nilai tersebut menjadikan wayang kulit Karanganyar tak sekadar hiburan, tetapi juga bahan perenungan masyarakat.


​Konsistensi Pagelaran Budaya Jawa di Karanganyar :

Penyelenggaraan pertunjukan seni di kediaman Sumanto bukanlah yang pertama kali. Kesenian ini terus dihadirkan secara berkala dengan merangkul para seniman setempat.(wd)