BERITA VIDEO

 
DESKRIPSI GAMBAR
Kesepakatan Damai Secara Kekeluargaan Kedua Belah Pihak Kecelakaan Kelalaian Karyawan Pemotongan Ayam

Kesepakatan Damai Secara Kekeluargaan Kedua Belah Pihak Kecelakaan Kelalaian Karyawan Pemotongan Ayam

INFO INVESTIGASI, CILEDUG - KOTA TANGERANG, (9/8/2021),  Seorang karyawan disebuah pemotongan ayam telah mengalami kelalain dalam bekerja sehingga mengakibatkan korban kecelakaan seorang wanita bernama Desi sempat viral di media sosial , yang berada di jalan :  Kavling Brebes, Kelurahan Tajur,  Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten 

Menurut informasi yang telah dikumpulkan media, kecelakaan tersebut pada hari Jumat ( 6/8/2021 ), sekitar pukul 22.00 Wib.

Diduga karyawan sebagai kenek mobil pik up bernama W telah lalai dalam bekerja sehingga mengakibatkan korban kecelakaan .

Menurut saksi mata bernama : Herry , warga setempat saat diminta keterangan mangatakan :

" Saat terjadi kecelakaan karyawan kenek bernama W sedang memanaskan sebuah kendaraan mobil pick up dengan posisi kendaraan masuk gigi mundur langsung diinjak gas, sehingga menabrak sebuah pagar tembok dan selanjutnya menabrak seorang korban bernama seorang wanita bernama Desi , ysng telah langsung dilarikan di rumah sakit Bhakti Asih, Ciledug Kota Tangerang .

Ada salahsatu warga langsung hubungi pihak Polisi Ciledug, Tim Polsek langsung gerak cepat untuk mengamankan pelaku dan sebuah kendaraan mobil pick up untuk diamankan di Polsek Ciledug. Untuk menghindari hal hal yang tidak  diinginkan . " Kata  Herry.

Pemilik pemotongan ayam bernama Agus langsung datang ke lokasi mendamaikan warga, dan bertanggung jawab atas kerusakan tembok yang telah roboh untuk diperbaiki kembali dan bertanggung jawab dengan biaya pengobatan rumah sakit korban bernama Desi 

Langsung saat itu juga korban dilarikan ke rumah sakit Bhakti Asih, Ciledug  Kota Tangerang.

Sehingga tadi hari Senin, ( 9/8/ 2021 ), sekitar pukul 11.30 Wib. Korban bernama Desi diperbolehkan pulang ke rumah sakit oleh pihak rumah sakit dengan kondisi kesehetannya sudah membaik tinggal pengobatan jalan pencabutan pen dilengan tangan dengan jadwal pengobatan jalan jadwal nantinya yang telah ditentukan oleh pihak rumah sakit.

Dan biaya admitrasi rumah sakit sudah saya bayar sehingga korban bisa pulang ke rumahnya. "Ujar Agus

Tidak lama kemudian kedua belah pihak bertemu di kediaman Agus bertujuan untuk berdamai secara kekeluargaan supaya tidak ada pihak pihak lain untuk menghindari hal hal yang tidak baik dan memperkeruh suasana.

Suami korban bernama Asep mengucapkan banyak terima kasih telah menanggung admintrasi biaya pengobatan istrinya karena ini termasuk sebuah musibah. "kata Agus.

( Widy)