Infokita Investigasi, Kota Jombang - Jombang Jawa Timur dijuluki "Kota Santri" karena menjadi pusat pendidikan Islam dengan banyak pondok pesantren terkenal seperti Tebuireng, Darul Ulum, dan Tambak Beras, serta melahirkan tokoh-tokoh nasional seperti KH. Hasyim Asy'ari dan Gus Dur. Jumat (17/1/2026)
Julukan "Jombang Beriman" juga melekat karena kehidupan religius yang kuat, di mana kata "beriman" menggambarkan warganya yang beriman dan juga dari akronim "ijo (hijau, santri) dan abang (nasionalis/kejawen)" yang hidup rukun berdampingan, mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
Alasan Jombang dijuluki Kota Santri & Beriman. Pusat pesantren memiliki ratusan pondok pesantren yang berpengaruh besar dalam pendidikan Islam di Indonesia, menjadi tempat belajar ribuan santri. Tokoh nasional,tanah kelahiran banyak tokoh besar seperti KH Hasyim Asy'ari (pendiri NU), KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Abdul Wahid Hasyim (Menteri Agama pertama), dan Nurcholis Madjid.
Simbol "Beriman": religiusitas warganya memiliki keimanan yang kuat, tercermin dalam kehidupan sehari-hari dan tradisi keagamaan.
Harmoni, Akronim "Jombang" (Ijo-Abang) melambangkan kerukunan santri (hijau) dan nasionalis (merah), hidup harmonis dan toleran. Pariwisata religi, menjadi tujuan utama wisata religi karena banyaknya pesantren dan makam tokoh-tokoh nasional.
Meskipun demikian, Pemkab Jombang sedang mempertimbangkan slogan baru seperti "The Root of Java" untuk memperkuat identitas dan menarik investor, sambil tetap mempertahankan identitas "Kota Santri" sebagai fondasi utamanya. (Widi)


